Langsung ke konten utama

Kaidah Dakwah 9

[RESUME]

Buku : QOWAÍDUD DA’WAH ILALLAH
Penulis : Dr. Hammam Abdurrahim Said

Kaidah 9 medan dakwah itu luas


1. Memulai dari yang terdekat

Hal ini terdapat dalam firman Allah SWT Q.S. Asy-Syuára : 214.

2. Memulai dari anak-anak

Seorang dai hendaklah memulai dakwahnya kepada anak-anak sebelum kepada orang tua. Demikian itu karena anak-anak belum terasuki oleh pemikiran dan perilaku tertentu sehingga bisa langsung memasuki fase pembentukan kepribadian dengan nilai-nilai serta tradisi islami tanpa harus membersihkan perilaku dan kebiasaan jahiliyah. Tapi ini bukan berarti kita mengabaikan dakwah kepada orang tua. Hanya saja maksudnya, anak-anak dan remaja cenderung menerima ajakan dakwah lebih cepat dibanding yang lain.

3. Memulai dari orang-orang yang rendah hati

Orang yang rendah hati lebih berpotensi menerima kebenaran, sedangkan orang yang sombong lebih cenderung untuk menolaknya.

4. Memulai dari orang-orang terpelajar

Orang yang terpelajar lebih mampu untuk menentukan pendapat dan memilih pemikiran daripada orang lain yang berada di bawahnya. Orang yang memilih suatu pendapat atau ajaran dengan penuh kesadaran, biasanya akan setia dengan kepercayaannya itu. Disamping itu, orang-orang terpelajarlah yang selalu menjadi rebutan sejumlah gerakan untuk dimasukkan ke dalam golongannya.

5. Memulai dari mereka yang belum menganut aliran tertentu

Orang yang belum menjadi penganut aliran tertentu berada ditengah-tengah diantara kelompok dan aliran-aliran itu. Membutuhkan waktu yang berlipat ganda jika kita ingin memindahkan orang yang sudah mempunyai aliran tertentu, dibanding dengan orang yang belum mempunyai aliran. Perlu diketahui juga bahwa orang yang sudah mempunyai aliran apabila berubah kepercayaannya dengan sukarela dan penuh kemantapan maka dia akan berubah menjadi juru dakwah dengan kmampuan yang luas dan kesiapan yang matang. Namun hal ini hanya sedikit sekali.

6. Memulai dari saudara seprofesi

Mulailah berdakwah kepada saudara seprofesi sebelum yang lainnya, karena saudara seprofesi cenderung kooperatif, banyak waktu untuk berkomunikasi, dan banyak waktu untuk bersama. Ketika seorang dai dihiasi dengan perilaku yang bersih dan jauh dari rasa persaingan yang bersifat duniawi, maka dia berpotensi besar untuk menjalin komunikasi yang baik dengan saudara-saudaranya dan memengaruhinya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kaidah Dakwah 1

[RESUME] Buku : QOWAÍDUD DA’WAH ILALLAH Penulis : Dr. Hammam Abdurrahim Said Kaidah 1 dakwah adalah jalan keselamatan dunia akhirat a.        Dakwah adalah puncak dari ibadah kepada Allah Sebagaimana yang kita ketahui, bahwasannya Allah menciptakan manusia  dan jin melainkan supaya mereka beribadah kepada Allah. Ibadah adalah mengagungkan perintah Allah, dan berdakwah merupakan manifestasi tertinggi dari pengagungan terhadap Allah. Berdakwah berarti menyeru untuk mengikuti suatu pemikiran, mengusung suatu tujuan, dan mengerahkan segala kemampuan untuk hal itu. Berdakwah merupakan bukti kasih sayang seseorang terhadap sesama hamba, karena ketika berdakwah, berarti seorang dai bermaksud untuk mengeluarkan seseorang dari kondisi tak menentu akibat tekanan konvensional menuju keluasan agama, kemuliaannya, dan keluhuran ajarannya yang dapat membahagiakan umat manusia. Selain itu dengan berdakwah, seorang dai bermaksud untuk mengeluarkan umat ma...

Doá

hampa... dikala tangan ini tak pernah diangkat untuk meminta kepada-Mu hampa... dikala wajah ini tak pernah bersujud pada-Mu disetiap kehidupan selalu ada cita. namun, terkadang sulit untuk tercapai. wahai diri ketahuilah... tak ada yang tak mungkin ketika memohon kepada-Nya, DOA... lantunkanlah setiap saat karena hanya dengan DOA disana terdapat harapan. harapan yang harus kau gantungkan pada-Nya... in sya Allah...

Wahai Kau Aktivis Dakwah

1.       Aktivis itu harus sering meluruskan niat. 2.       Aktivis itu harus siap di tempatkan dimanapun. 3.       Aktivis itu harus mau berbagi. 4.       Aktivis itu harus menerima saran dan kritik. 5.       Aktivis itu harus bergerak bukan menunggu digerakkan. 6.       Aktivis itu harus selalu berkontribusi dengan baik dimanapun berada. 7.       Aktivis itu ……………………