Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2017

Dakwah Jalan yang ku Pilih

“Dakwah ! Aku memilihmu” “Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia, melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (Q.S. Adz Dzariyat : 56) Kita mengetahui bahwasannya segala sesuatu yang sudah tertulis dalam Al-Qur’an, tidak dapat kita ragukan lagi kebenarannya dan perlu kita taati. Sami’na wa atho’na. Dari siapa kita dilahirkan, dimana kita dilahirkan, hingga saat ini kita berpijak dan memegang suatu jabatan, pada akhirnya semua yang kita lakukan itu harus didasari dengan beribadah kepada Allah SWT. Sering kita melihat orang-orang pada masa sekarang ini, melakukan sesuatu untuk mendapatkan sesuatu. Tidak sama sekali didasari dengan ke ikhlasan. Banyak yang diharapkan, entah itu dunia, popularitas, wanita, harta dan benda. Melirik sekilas tentang hakikat dakwah Rasulullah SAW adalah mentauhidkan Allah. Memanggil, mengundang, mengajak dan menyeru manusia, salah satunya untuk senantiasa melihat kembali tujuan penciptaan manusia berdasarkan Q.S. Adz Dzariyat : 56 diatas. Seb...

[resume buku] ISTI'AB

RESUME BUKU ISTI’AB Penulis Buku : FATHI YAKAN Isti’ab dalam Dakwah dan Da’i Isti’ab (daya tampung) adalah kemampuan da’i untuk menarik objek dakwah (mad’u) dan merekrut mereka dengan segala perbedaan intelektual, kejiwaan, status sosial dan lain sebagainya. Seorang da’i yang sukses adalah da’i yang mampu masuk dan dapat mempengaruhi setiap manusia, dengan pemikiran dan dakwahnya, sekalipun kecenderungan, karakter, dan tingkatan mereka beragam. Pada dasarnya kemampuan untuk melakukan isti’ab ini merupakan keahlian yang paling penting dalam kepribadian seorang da’i. Tanpa isti’ab seseorang tidak akan pernah menjadi da’i dan dengan demikian tidak akan ada dakwah. Seorang da’i mempunyai tingkat kemampuan isti’ab yang berbeda-beda. Seorang da’i dituntut untuk memiliki batas minimal kemampuan isti’ab. Karena tanpa kemampuan ini ia tidak akan bisa menjadi da’i dan aktivis di medan dakwah. Jika standar minimal dalam isti’ab ini tidak dipenuhi, maka seorang da’i tidak hanya sekada...