Langsung ke konten utama

Kaidah Dakwah 11

[RESUME]

Buku : QOWAÍDUD DA’WAH ILALLAH
Penulis : Dr. Hammam Abdurrahim Said

Kaidah 11 dakwah adalah seni dan kepemimpinan yang memerlukan perencanaan dan mutabaah

1. Dakwah adalah seni yang butuh perencanaan

Perencanaan yang matang adalah perencanaan yang mengubah dakwah menjadi seni yang produktif.  Sebagaimana sektor yang lain, seorang daí pun hendaknya membuat planning dalam berdakwah. Planning yang sukses akan membawa pada tujuan, didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai.

2. Ibadah kepada Allah merupakan tujuan yang paling besar

Sebagaimana firman Allah SWT. dalam Q.S. Adz-Dzariyat : 56, “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku

3. Ibadah adalah tujuan individu, golongan dan  negara

Sesungguhnya tujuan jamaah umat islam, individu muslim, dan negara islam adalah mewujudkan penghambaan kepada Allah SWT.

4. Wasilah

Wasilah ada yang bersifat langsung dan ada yang tidak langsung. Setiap tujuan yang bersifat parsial mempunyai wasilah tersendiri. Wasilah digunakan dalma bentuk dan uslub yang bermacam-macam. Uslub yang baik membuat wasilah lebih potensial. Memilih uslub yang sesuai merupakan faktor utama dalam keberhasilan amal daáwi. Diantara uslub dakwah adalah lembut dan keras, at-targhib dan at-tarhib, banyak dan sedikit, rahasia dan terang-terangan, individu dan kelompok, sejarah dan deskriptif, akal dan perasaan, derita dan harapan, mengambil dan memberi.

5. Mengumpulkan informasi merupakan dasar dan planning daawi

Seorang daí sudah seharusnya mengumpulkan informasi mengenai lingkungan tempat ia berdakwah, baik informasi perihal ekonomi, sosial, politik, cuaca, alam, atau pemikiran. Demikian pula, seorang daí harus mengetahui pusat-pusat kekuatan dan kelemahan serta harus mengetahui faktor pendukung dan rintangannya.

6. Waktu merupakan unsur penting dalam perencanaan dakwah

Waktu merupakan unsur penting dalam perencanaan dakwah guna menunjukkan kadar keberhasilan atau kegagalan. Melakukan murajaáh dan evaluasi setelah selesainya batas waktu yang direncanakan dapat membantu mengetahui sesuatu yang mungkin atau tidak mungkin, mudah atau sulit. Dengan murajaáh seorang daí dapat menentukan apakah tujuan mesti diajukan atau ditunda, apakah suatu wasilah efektif atau tidak, serta menguak apakah uslub yang dipakai sesuai atau tidak.

7. Mata yang selalu mengawasi

Mutabaah ibaratnya mata yang selalu mengawasi, telinga yang selalu mendengarkan dan tangan yang selalu menguatkan. Perencanaan yang matang terkadang menjadi gagal karena tidak ada mutabaah. Dan perencanaan yang lemah terkadang dapat berhasil dengan mutabaah secara terus-menerus.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kaidah Dakwah 1

[RESUME] Buku : QOWAÍDUD DA’WAH ILALLAH Penulis : Dr. Hammam Abdurrahim Said Kaidah 1 dakwah adalah jalan keselamatan dunia akhirat a.        Dakwah adalah puncak dari ibadah kepada Allah Sebagaimana yang kita ketahui, bahwasannya Allah menciptakan manusia  dan jin melainkan supaya mereka beribadah kepada Allah. Ibadah adalah mengagungkan perintah Allah, dan berdakwah merupakan manifestasi tertinggi dari pengagungan terhadap Allah. Berdakwah berarti menyeru untuk mengikuti suatu pemikiran, mengusung suatu tujuan, dan mengerahkan segala kemampuan untuk hal itu. Berdakwah merupakan bukti kasih sayang seseorang terhadap sesama hamba, karena ketika berdakwah, berarti seorang dai bermaksud untuk mengeluarkan seseorang dari kondisi tak menentu akibat tekanan konvensional menuju keluasan agama, kemuliaannya, dan keluhuran ajarannya yang dapat membahagiakan umat manusia. Selain itu dengan berdakwah, seorang dai bermaksud untuk mengeluarkan umat ma...

Doá

hampa... dikala tangan ini tak pernah diangkat untuk meminta kepada-Mu hampa... dikala wajah ini tak pernah bersujud pada-Mu disetiap kehidupan selalu ada cita. namun, terkadang sulit untuk tercapai. wahai diri ketahuilah... tak ada yang tak mungkin ketika memohon kepada-Nya, DOA... lantunkanlah setiap saat karena hanya dengan DOA disana terdapat harapan. harapan yang harus kau gantungkan pada-Nya... in sya Allah...

Wahai Kau Aktivis Dakwah

1.       Aktivis itu harus sering meluruskan niat. 2.       Aktivis itu harus siap di tempatkan dimanapun. 3.       Aktivis itu harus mau berbagi. 4.       Aktivis itu harus menerima saran dan kritik. 5.       Aktivis itu harus bergerak bukan menunggu digerakkan. 6.       Aktivis itu harus selalu berkontribusi dengan baik dimanapun berada. 7.       Aktivis itu ……………………